Bagikanpengalaman Anda untuk menjadi programmer yang hebat. apa code. Q&A; Jika ada suatu algoritma berikut ini P 1 P=P 1 Q=P maka nilai P dan Q masing-masing adalah Kiat Bagus Yang Cara Belajar Apa Apa arti Arti kata Jelaskan Sebutkan Contoh Apa yang Kesehatan dan kecantikan disebut Review Toplist Bagaimana Fungsi Berapa Berikut ini

Contoh Harga Pokok Produksi – Pada perusahaan adalah sebagai perhitungan untuk mengetahui seluruh biaya produksi dan sekaligus menentukan harga penjualan suatu produk agar bisa disesuaikan dengan keuntungan penjualan yang Harga Pokok ProduksiUnsur Harga Pokok Produksi1. Biaya bahan baku langsung direct material cost2. Biaya tenaga kerja langsung direct labor cost3. Biaya overhead pabrik factory overheadMetode Harga Pokok ProduksiCara Menentukan Harga Pokok ProduksiFull costingVariabel CostingRumus Harga Pokok ProduksiCara Menghitung Harga Pokok ProduksiPengertian harga pokok produksi menurut susilawati 2009 adalah akumulasi biaya yang dibebankan ke produk atau pokok produksi menurut Supriyono 2013 mendifinisikan bahwa harga perolehan atau harga pokok adalah jumlah yang dapat diukur dalam satuan uang dalam bentuk kas yang dibayarkan,nilai aktiva lainnya yag dapat diserahkan atau dikorbankan,atau jasa yang diserahkan atau dikorbanan,atau hutang yang timbulatau tambahan modal dalam rangka pemilikan barang atau jasa yang diperlukan perusahaan,Baik dari masalalu harga perolehan yang telah terjadi ataupun pada masa yang akan datang harga perolehan yang akan terjadi.Berdasarkan uraian diatas, dapat diartikan bahwa harga pokok produksi adalah akumulasi dari biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk menghasilkan produk dan kemudian dibebankan pada juga tentang Harga Pokok Penjualan HPP Definisi ,Manfaat dan Contoh LengkapUnsur Harga Pokok ProduksiUnsur-unsur harga pokok produksi Menurut Carter 2009 unsur-unsur harga pokok produksi mecakup tiga hal yaitu 1. Biaya bahan baku langsung direct material costPengertian biaya bahan baku langsung adalah biaya untuk bahan-bahan yang dengan langsung dan mudah diidentifikasikan dengna barang seperti temabakau bagi perusahaan rokok dan kayu bagi perusahaan Biaya tenaga kerja langsung direct labor costPengertian biaya tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang mengerjakan secara langusng proses produksi atau yang bisa diidentifikasikan langsung dengan barang seperti buruh langsung yaitu tukang pelinting rokok dalam perusahaan rokok dan tukang kayu dalam perusahaan Biaya overhead pabrik factory overheadPengertian biaya overhead adalah biaya pabrik selain dari bahan baku dan tenaga kerja langsung. Biaya ini tidak dapat diidentifikasi secara langsung dengan barang yang dihasilkan biaya overhead pabrik adalah Bahan pembantu atau bahan tidak langsung indirect materials seperti, perlengkapan pabrik, cat, mesin ukir pada perusahaan kerja tidak langsung indirect labour adalah tenaga kerja yang tidak bisa dikaitkan langsung dengan barang yang dihasilkan, seperti gaji dan pemeliharaan repair dan maintance.Biaya listrik, telpon dan tentang harga perolehan aktiva Harga Pokok ProduksiMetode harga pokok produksi menurut Daljono 2011 menjelaskan bahwa ada dua jenis utama dalam membebankan biaya ke produk. Kedua jenis tersebut adalah Metode penentuan harga pokok pesananPada metode penentuan harga pokok pesanan ini yang menjadi objek biaya adalah unit produk individual, bacth atau kelompok produk dalam satu job. Metode ini umumnya merupakan produk pesanan dan produk tersebut memiliki spesifikasi yang harga pokok penjualan per satuan Metode penentuan harga pokok prosesPada metode harga pokok proses yang menjadi objek biaya adalah produk yang bersifat massa dimana tiap unitnya harga pokok produksi menurut Supriyono 2013 menyatakan bahwa pengumpulan harga pokok dapat dikelompokkan menjadi dua metode yaitu Metode harga pokok pesanan job order cost methodMetode harga pokok pesanan adalah metode pengumpulan harga pokok produk di mana biaya dikumpulkan untuk setiap pesanan atau kontrak atau jasa secara terpisah, dan setiap pesanan atau kontrak dapat dipisahkan harga pokok proses process cost methodMetode harga pokok adalah metode pengumpulan harga pokok di mana biaya dikumpulkan untuk setiap satuan waktu tentang pengertian indeks Menentukan Harga Pokok ProduksiMenurut Daljono 2011 terdapat dua metode dalam menentukan harga pokok yaitu sebagai berikutFull costingFull costing merupakan metode penentuan harga pokok produk dengan memasukkan semua biaya yang bersifat variabel maupun yang bersifat tetap terhadap produk. Metode full costing digambarkan sebagai berikutBiaya bahan bakuxxxBiaya tenaga kerja langsungxxxBiaya overhead pabrik variabelxxxBiaya overhead pabrik tetapxxx Harga pokok produksixxxVariabel CostingVariabel costing merupakan perhitungan harga pokok produk yang hanya memasukkan biaya produksi variabel. Biaya yang bersifat tetap terhadap produk BOP tidak tetap dimasukkan sebagai biaya periode. Metode variabel costing dapat digambarkan sebagai berikut Biaya bahan bakuxxxBiaya tenaga kerja langsungxxxBiaya overhead pabrik variabelxxx Harga pokok produksixxxBaca juga tentang pengertian harga Harga Pokok ProduksiHarga Pokok Produksi = Persediaan Awal + Pembelian – Persediaan AkhirCara Menghitung Harga Pokok ProduksiBiaya bahan bakuKeteranganJumlahHarga SatuanTotal HargaPlat stainless Stainless Star 40× Bulat Steinless 3/ Bulat Steinless 1/ Bahan Baku tenaga kerjaBiaya tenaga kerja dihitung berdasarkan sistem upah harian, dimana para pekerja mulai bekerja dari pukul s/d dengan upah untuk menghitung satu tenaga kerja yaitu x 27hari = Usaha Kana Jaya mempekerjakan 4 orang karyawan bagian produksi sehingga x 4orang = menghitung proporsi biaya tenaga kerja terhadap pesanan pintu lipat stainless, terlebih dahulu menghitung total pesanan pada bulan Oktober 2013 adalah sebagai berikut Tabel Total pesanan pada bulan Oktober 2013NoKeteranganHarga jual pesanan Rp. Lipat Nilai pesanan bulan Oktober tabel tersebut total pesanan pada bulan Oktober adalah Rp. , maka proporsi untuk pintu lipat stainless adalahBiaya overhead pabrikPemerintah menetapkan aturan tentang penyusutan barang milik negara berupa asset tetap melalui peraturan Menteri keuangan republic Indonesia nomer 1/ umur ekonomis untuk peraltan produksi adalah selama 8 tahun dan alat angkutan darat bermotor selama 7 biaya penyusutan mesinAktiva TetapHarga PerolehanUmur EkonomisNilai SisaTotal HargaRp.TahunRp.Per Tahun Rp.Per Bulan Rp.Las Biaya Penyusutan biaya penyusutan kendaraanAktiva TetapHarga PerolehanUmur EkonomisNilai SisaTotal Harga PerRp.TahunRp.Tahun Rp.Bulan Rp.Mobil Pick Biaya Penyusutan Kendaraan Biaya Overhead Pabrik Pintu Lipat StainlessKeteranganJumlahHarga Satuan Rp.Pembebanan %Total Rp.Biaya Bahan PembantuKawat Las1,070 Argon1 dan Ring200 Biaya Bahan Tenaga Kerja Tidak LangsungPimpinan1 % % Biaya Tenaga Kerja Tidak Lain-lainBiaya Telepon1 % Internet1 % Listrik1 % Angkut– Pemasangan4 Makan4 Biaya PenyusutanBiaya Penyusutan Mesin1 % Penyusutan Kendaraan1 % Biaya Biaya Overhead menghitum jumlah biaya overhead pabrik sesungguhnya, langkah selanjutnya adalah menghitung besar tarif presentase biaya overhead yang dipakai untuk membebankan overhead pabrik adalah atas dasar total biaya bahan baku pintu lipat pada bulan oktober 2013 sehingga didapat besarnya tarif BOP sebagai berikutBerdasarkan tarif BOP tersebut seharusnya untuk pintu lipat yaituPerkiraan BOP = Tarif BOP x Proporsi x Biaya Bahan Baku= 9,20% x 46% x 1. BOP = Perkiraan BOP – BOP sesungguhnya= 1. – selisih BOP diatas adalah selisih yang merugikan karena nilai biaya perkiraan lebih sedikit dibandingkan dengan BOP yang selanjutnya adalah menghitung harga pokok produksi menurut harga pokok pesanan untuk pesan pintu lipat Pokok Pesanan Pintu LipatKeteranganTotal harga Rp.Biaya Bahan Tenaga Overhead Harga Pokok Biaya Overhead Harga Penjualan Pintu LipatLaba Yang Diinginkan = Hpp Disesuaikan x Ketetapan Laba= x 20%= Jual = Hpp Disesuaikan + Laba Yang Diinginkan= + pembahasan “Harga Pokok Produksi” Pengertian, Unsur-Unsur dan Contoh Perhitungan. Semoga bermanfaat bagi pembaca, dan bagikan untuk menebar manfaat. Terimakasih.
Konsepharga. Dalam buku Manajemen dan Pemasaran Jasa (2005) karya Buchari Alma, dalam teori ekonomi terdapat value dan utility yang menjadi konsep dalam penetapan harga. Baca juga: Harga Cabai Meroket, Pedagang di Pasar Induk Kramat Jati Mengaku Omzet Turun 40 Persen. Suatu atribut yang melekat pada suatu barang, yang memungkinkan barang
Bagi penjual, cara menentukan harga jual produk untuk dijual sangat penting serta harus memiliki beberapa pertimbangan. Hal ini bertujuan supaya produk dapat dijual dengan harga yang tepat guna mendapatkan keuntungan. Jika kamu tidak dapat menentukan harga jual produk dengan baik, maka dapat berdampak pada kerugian dan kegagalan Yang Mempengaruhi Harga Jual Suatu ProdukDalam menentukan harga jual produk, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya. Kamu juga harus dapat mempertimbangkan strategi apa yang harus digunakan supaya produk dapat laku terjual. Beberapa faktor yang mempengaruhi cara menentukan harga jual produk adalah sebagai berikutFixed Cost Biaya TetapBiaya tetap merupakan biaya yang tetap harus dikeluarkan berapapun banyaknya jumlah produksi perusahaan. Misalnya, seperti biaya sewa gedung, biaya perawatan mesin, upah pekerja, tagihan listrik dan air, dan lain yang dikeluarkan untuk kegiatan proses produksi tidak didasarkan pada perubahan jumlah barang atau jasa yang dihasilkan dalam jumlah tertentu. Biaya tetap ini tidak akan mempengaruhi perubahan dalam kegiatan operasional bisnis yang Cost Biaya variabelFaktor berikutnya yang mempengaruhi cara menentukan harga jual produk yaitu biaya variabel. Biaya variabel adalah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan atau bisnis berdasarkan jumlah produksi yang dilakukan. Misalnya, biaya upah pekerja, biaya bahan baku, dan biaya yang yang dikeluarkan oleh perusahaan dapat saja mengalami perubahan dengan mengikuti jumlah produk yang telah dihasilkan. Biasanya, biaya variabel ini akan mengalami naik turun tergantung banyaknya jumlah produksi yang telah dilakukan perusahaan. Saat produksi meningkat, maka biaya variabel juga akan ikut meningkat, begitupun Juga Mari Berkenalan dengan Fixed Cost dan Variable Cost!BEP Break Even PointCara menentukan harga jual produk juga dipengaruhi oleh break even point. Break even point BEP merupakan sebuah istilah yang terdapat didalam akuntansi yang juga disebut dengan analisis titik impas. Hal ini berarti perusahaan tidak mendapatkan keuntungan atau mengalami even point merupakan suatu kondisi dimana jumlah biaya yang dikeluarkan untuk produksi mempunyai jumlah yang sama dengan pendapatan atau laba yang dihasilkan dari BEP penting dalam proses menentukan harga produk karena dapat menjadi dasar untuk melakukan analisis proyeksi berapa jumlah produk yang harus diproduksi oleh perusahaan sampai dengan biaya yang dibutuhkan serta menentukan harga penjualan supaya tidak mengalami kerugian. Untuk memudahkan kamu dapat menentukan harga jual produk, kamu dapat memanfaatkan Aplikasi Inventory Majoo. Aplikasi ini dapat memudahkan kamu untuk melakukan analisa harga produk aplikasi ini terdapat stok opname, stok terbuang, stok produksi, hingga mutasi stok. Dengan mengelola stok barang yang baik, kamu juga dapat dengan mudah untuk menentukan harga jual yang baik. Upgrade level bisnis kamu sekarang juga dengan menggunakan aplikasi Inventory Majoo. Hanya dengan satu aplikasi kamu akan sangat mudah untuk mengelola semua barang sehingga berdampak pada pengambil keputusan yang lebih cepat. Tiga faktor yang telah dijelaskan sebelumnya memang dapat mempengaruhi cara untuk menentukan harga jual produk. Namun, ada beberapa metode yang dapat kamu gunakan untuk menetapkan harga yang dapat kamu gunakan sebagai cara untuk menghitung harga jual per unit produk. Berikut beberapa cara menentukan harga jual produk bagi penjualMargin PricingMerging pricing merupakan salah satu cara menentukan harga jual produk yang dapat diterapkan oleh penjual. Cara menghitung keuntungan dari penjualan menggunakan metode ini dapat membantu kamu untuk menentukan berapa banyak profit untuk tiap produk yang telah juga dapat melihat perbandingan harga yang dimiliki oleh pesaing bisnis kamu sekaligus untuk mengetahui apakah harga yang ditentukan adalah terlalu tinggi atau untuk menentukan harga jual produk menggunakan metode ini yaitu sebagai berikut Markup PricingCara menentukan harga jual produk berikutnya adalah dengan metode markup pricing. Markup pricing merupakan metode yang digunakan untuk menambahkan persentase profit pada harga jual. Cara perhitungan keuntungan jualan ini dapat kamu terapkan jika sudah mengetahui berapa besarnya persentase profit yang akan diambil. Rumus untuk menentukan harga jual produk menggunakan metode markup pricing adalah sebagai berikut Cost Plus PricingCost plus pricing merupakan salah satu cara menghitung harga jual per unit. Kamu hanya perlu menjumlahkan semua biaya yang sudah dikeluarkan untuk proses produksi sini kamu dapat menghitung biaya produksi per jumlah produk, lalu ditambahkan dengan margin profit yang sesuai dengan keinginan. Rumus cara menentukan harga jual produk menggunakan metode cost plus pricing adalah sebagai berikut Break Even PricingBreak even pricing merupakan salah satu cara menentukan harga jual yang difokuskan pada biaya produksi serta permintaan pasar untuk dapat menentukan harga jual per yang harus diperhatikan yakni jika hasil dari penjualan produk berada di bawah batas break even, maka berarti bisnis kamu telah mengalami kerugian. Akan tetapi, jika pendapatan hasil dari penjualan berada di atas batas break even, maka itu berarti bisnis kamu mendapatkan metode break even pricing, jika permintaan produk mengalami peningkatan, maka harga produk dapat mengalami kenaikan. Begitupun sebaliknya, jika permintaan produk berkurang, maka harga produk juga dapat mengalami pricingKeystone pricing adalah cara menentukan harga jual dengan menetapkan harga jual dua kali lipat dari seluruh biaya yang telah dikeluarkan selama proses produksi. Biasanya, metode penentuan harga ini digunakan oleh perusahaan yang beroperasi di bidang yang perlu kamu perhatikan disini adalah ada harga ada kualitas. Jangan sampai kamu menggunakan cara ini namun tidak dapat memberikan kualitas produk yang sesuai dengan harganya. Hal ini dapat menurunkan loyalitas pelanggan sehingga berdampak pada penurunan Suggested Retail PriceDengan metode ini kamu tidak perlu bingung untuk menghitung berapa harga jual untuk satu unit barang. Sebab, cara menentukan harga jual dengan metode ini adalah dengan mengikuti harga jual yang telah dikeluarkan oleh pabrik. Biasanya, perusahaan yang menerapkan metode ini yaitu perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang membuat produk elektronik, kendaraan bermotor, dan tetapi, bukan berarti kamu tidak dapat menggunakan metode ini untuk produk kamu sendiri. Untuk memperoleh keuntungan, banyak pelaku bisnis yang merubah harga jual produk mereka dari harga yang sudah ditetapkan dari Based PricingCara menentukan harga jual produk berikutnya adalah dengan memanfaatkan metode value based pricing. Biasanya, metode ini ditentukan oleh pelaku bisnis, kamu harus melakukan survey terlebih dahulu pada beberapa responden guna menentukan harga jual produk. Metode ini sering digunakan bagi mereka yang mempunyai bisnis barang koleksi langka atau bisnis barang umumnya, cara menghitung keuntungan dari jualan menggunakan metode ini ditentukan oleh pelanggan, dimana pelanggan akan berani membayar dengan harga tinggi jika nilai produk yang ditawarkan juga memiliki nilai yang sama PasarMetode terakhir sebagai cara menentukan harga jual produk adalah berdasarkan harga pasar. Ini berarti kamu dapat menggunakan biaya modal yang sudah dikeluarkan sebagai langkah untuk menghitung harga jual barang per ini menggunakan harga pasar untuk dapat menentukan jumlah modal yang harus dikeluarkan serta untuk menentukan keuntungan yang kamu dapat menggunakan salah satu metode di atas sebagai cara menentukan harga jual produk yang akan kamu jual. Kamu dapat memilih metode yang sesuai dengan bisnis yang kamu jalankan. Salah dalam menentukan harga produk dapat berimbas pada kerugian bisnis. Sumber
Jikaproduksi yang direncanakan meningkat, berarti variabel cost pasti akan meningkat. Contoh biaya ini yaitu biaya bahan baku, biaya listrik, dll. Selling Price. Komponen ini adalah harga jual per unit barang atau jasa yang telah diproduksi. Rumus yang digunakan untuk analisis Break Event Point ini terdiri dari dua macam sebagai berikut:
Skip to content Produk Zahir AccountingZahir ERPZahir HRZahir POSPOSXPOS RestoDagang & DistribusiRitelKontraktorJasaResto & Coffee ShopTravelManufakturNirlabaMinimarketAkuntansiBisnisKeuanganMarketingLainnya Tips & TrikMarketingEtos KerjaProfesi & KarirEkonomiEntrepreneurshipCoba Zahir, Gratis Pengertian Break Even Point BEP dalam Akuntansi Home » Pengertian Break Even Point BEP dalam Akuntansi Pengertian Break Even Point BEP dalam Akuntansi BEP atau singkatan dari Break Even Point merupakan parameter atau patokan yang umumnya digunakan untuk menentukan apakah bisnis Anda mengalami kerugian atau keuntungan. Dalam menghitung BEP, bisa dikatakan gampang-gampang susah karena banyak hal detail yang harus dipahami. Untuk memudahkan Anda dalam mempelajari BEP mulai dari apa itu pengertiannya hingga cara menghitungnya, berikut penjelasan lengkapnya. Pengertian BEPDaftar Isi1 Pengertian BEP2 Manfaat BEP3 Analisis Break Dasar Anggapan Analisis Break Even 1. Adanya klasifikasi 2. Biaya tetap selalu 3. Biaya variabel selalu 4. Harga jual 5. Hanya memproduksi satu barang4 Komponen Penghitungan Dasar Break Even 1. Fixed 2. Variable 3. Selling Price5 Rumus Break Even 1. Dasar 2. Dasar Penjualan6 Cara Menghitung 1. Metode 2. Metode Kontribusi 3. Metode Grafik7 Grafik Break Even Keterangan8 Contoh Soal Menghitung Penghitungan BEP Rupiah dan Target Membuktikan Laba Yang Diperoleh9 Related posts Break Even Point BEP adalah titik impas di mana posisi jumlah pendapatan dan biaya sama atau seimbang sehingga tidak terdapat keuntungan ataupun kerugian dalam suatu perusahaan. Break even dan analisis hubungan biaya, volume, dan laba merupakan teknik-teknik perencanaan laba dalam jangka pendek dengan mendasarkan analisisnya pada variabilitas penghasilan penjualan ataupun biaya terhadap volume kegiatan. Menurut Syarifuddin Alwi 1990 239, Break Even Point BEP merupakan suatu keadaan perusahaan di mana dengan keadaan tersebut perusahaan tidak mengalami kerugian namun juga perusahaan tidak mendapatkan laba sehingga terjadi keseimbangan atau impas. Hal ini bisa terjadi bila perusahaan dalam pengoperasiannya menggunakan biaya tetap dan volume penjualannya hanya cukup untuk menutup biaya tetap dan biaya variabel. Dari pengertian tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan Break Even Point BEP adalah suatu keadaan di mana perusahaan tidak mengalami kerugian ataupun keuntungan yang bisa juga disebut pendapatan dan biaya seimbang. Break Even Point ini digunakan untuk menganalisis proyeksi sejauh mana banyaknya jumlah unit yang diproduksi atau sebanyak apa uang yang harus diterima untuk mendapatkan titik impas atau kembali modal. Untuk dapat menentukan analisis Break Even Point BEP biaya yang terjadi harus dipisahkan menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tetap dan bertambah dengan adanya perubahan volume kegiatan. Sedangkan, biaya variabel adalah biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan. Manfaat BEP Dari pengertian di atas, jelas dengan memahami BEP, Anda sebagai pebisnis akan merasakan beberapa manfaat dalam membaca laporan akuntansi perusahaan Anda. Lantas, apa saja manfaat dari BEP? Dirangkum dari penjelasan menurut beberapa pakar, seperti Bustami dan Nurlela 2006, serta Carter dan Usry, berikut beberapa manfaat BEP untuk bisnis Anda, yaitu Mencegah terjadinya kerugian karena perusahaan bisa mengetahui berapa minimal jumlah produk yang harus dijual agar biaya modal bisa tertutupi. Perusahaan juga bisa mengetahui berapa minimal jumlah produk yang harus dijual agar mendapatkan keuntungan. BEP juga bisa jadi kacamata bagi perusahaan agar bisa melihat berapa nilai berkurangnya penjualan, sehingga kerugian bisa dicegah. Perusahaan bisa mengetahui apa saja dampak dari adanya perubahan harga jual produk, biaya produksi barang, dan volume penjualan produk. Perusahaan berpotensi mendapatkan keuntungan karena bisa menentukan apa saja produk yang harus dibuat dan bisa laku di pasaran. Menjadi buku panduan dalam menyelesaikan masalah terkait produksi dan investasi. Membantu mengambil keputusan final perusahaan terkait produk, apakah harus dipertahankan atau dihapuskan saja. Analisis Break Even Menurut Bambang Riyanto 1997 359, yang dinamakan analisis impas break-even adalah suatu alat yang digunakan untuk mempelajari hubungan antara biaya tetap, biaya variabel keuntungan, dan volume penjualan. Dasar Anggapan Analisis Break Even Point Menurut Munawir 2012 197, ada beberapa dasar anggapan yang digunakan dalam analisis BEP seperti 1. Adanya klasifikasi biaya Bahwa biaya harus dapat dipisahkan atau diklasifikasikan menjadi dua yaitu biaya tetap dan biaya variabel dan prinsip variabilitas biaya dapat diterapkan dengan tepat. Terhadap biaya semi variabel harus dilakukan pemisahan menjadi unsur tetap dan unsur variabel secara teliti baik dengan menggunakan pendekatan analitis maupun historis. 2. Biaya tetap selalu konstan Bahwa biaya tetap secara total akan selalu konstan sampai tingkat kapasitas penuh. Pada umumnya perusahaan yang dapat berproduksi dalam jumlah besar tanpa melampaui kapasitas penuh akan dapat bekerja dengan efisien dan akan dapat menekan biaya yang terjadi termasuk biaya tetapnya. 3. Biaya variabel selalu dinamis Bahwa biaya variabel akan berubah secara proporsional sebanding dengan perubahan volume penjualan dan adanya sinkronisasi antara produksi dan penjualan. 4. Harga jual tetap Bahwa harga jual per satuan barang tidak akan berubah berapa pun jumlah satuan barang yang dijual atau tidak ada perubahan harga secara umum. 5. Hanya memproduksi satu barang Bahwa hanya ada satu macam barang yang diproduksi atau dijual atau jika lebih dari satu macam maka kombinasi atau komposisi penjualan sales mix akan tetap konstan atau tidak mengalami perubahan. Komponen Penghitungan Dasar Break Even Point Break Even Point memerlukan komponen penghitungan dasar seperti berikut ini. 1. Fixed Cost Komponen ini merupakan biaya yang tetap atau konstan jika adanya tindakan produksi atau meskipun perusahaan tidak berproduksi. Contoh biaya ini yaitu biaya tenaga kerja, biaya penyusutan mesin, dll. 2. Variable Cost Komponen ini merupakan biaya per unit yang sifatnya dinamis tergantung dari tindakan volume produksinya. Jika produksi yang direncanakan meningkat, berarti variabel cost pasti akan meningkat. Contoh biaya ini yaitu biaya bahan baku, biaya listrik, dll. 3. Selling Price Komponen ini adalah harga jual per unit barang atau jasa yang telah diproduksi. Rumus Break Even Point Rumus yang digunakan untuk analisis Break Even Point ini terdiri dari dua macam sebagai berikut. 1. Dasar Unit Berapa unit jumlah barang / jasa yang harus dihasilkan untuk mendapat titik impas BEP = FC / P-VC 2. Dasar Penjualan Berapa Rupiah nilai penjualan yang harus diterima untuk mendapat titik impas FC / 1 - VC/P* Penghitungan 1 – VC/P. Istilah ini biasa juga disebut dengan nama Margin Kontribusi Per Unit. Cara Menghitung BEP Ada tiga cara yang bisa Anda gunakan untuk menghitung BEP. Masing-masing cara bisa diterapkan dalam kasus yang berbeda sesuai kebutuhan perusahaan. Tiga cara menghitung BEP adalah menggunakan metode persamaan, metode grafik, dan metode margin kontribusi. Berikut penjelasannya 1. Metode Persamaan Metode ini digunakan menggunakan data laporan laba rugi perusahaan. Terdapat tahapan perhitungan yang harus dilakukan menggunakan data ini, yakni dengan rumus berikut Tentukan berapa jumlah barang atau jasa yang harus diproduksi untuk mencapai BEP. Gunakan rumus BEP unit = Total Biaya Tetap Fixed Cost / Harga Jual Per Unit Produk – Biaya Variabel Setiap Unit Produk Kemudian, lanjutkan dengan rumus berikut untuk mengetahui berapa pendapatan yang harus diterima agar mencapai titik impas. BEP rupiah = Total Biaya Tetap Fixed Cost/1 – Biaya Variabel Setiap Unit Produk / Harga Jual Per Unit 2. Metode Kontribusi Unit Ini merupakan cara menghitung BEP menggunakan data jumlah margin kontribusi. Apa maksudnya? Margin kontribusi adalah selisih antara pendapatan dengan biaya variabel. Metode perhitungan ini dilakukan agar perusahaan bisa tahu berapa keuntungan yang didapat dari produk yang dijual dengan mengukur hasil dari penjualan terhadap keuntungan. Perhitungan bisa dilakukan menggunakan tahapan rumus berikut Margin Kontribusi Unit = Pendapatan – Biaya Variabel Variable Cost Rasio Margin Kontribusi = Margin Kontribusi/Penjualan Kemudian, dilanjutkan dengan menggunakan rumus berikut BEP Unit = Biaya Tetap / Margin Kontribusi Per Unit atau BEP = Biaya Tetap / Harga Jual – Biaya Variabel Untuk BEP rupiah, rumusnya BEP Rupiah = Biaya Tetap / Rasio Margin Kontribusi 3. Metode Grafik Henry Simamora 2012 menyebut, grafik BEP dapat menunjukkan hal penting bagi pengusaha. Grafik ini mampu mempermudah pengusaha mengevaluasi perubahan volume penjualan tahun lalu dan memperbaikinya di tahun yang akan datang. Grafik ini akan menunjukkan titik impas perusahaan. Sumbu X menggambar akan volume penjualan, sementara sumbu Y menggambarkan biaya. Grafik Break Even Point Grafik BEP merupakan salah satu metode yang digunakan dalam perhitungan titik impas. Keterangan Garis horizontal menunjukkan volume penjualan Garis vertikal menunjukkan biaya Perpotongan garis horizontal dan vertikal adalah BEP Sisi kiri garis BEP adalah kerugian Sisi kanan garis BEP adalah laba atau profit Grafik ini bisa menjadi alat bagi pengusaha untuk melihat kondisi perusahaan. Grafik jadi alat untuk melakukan evaluasi penjualan dari tahun lalu, kemudian melakukan perubahan di tahun yang akan datang. Contoh Soal Menghitung BEP Agar bisa memahaminya, mari kita praktikkan langsung rumus ini dengan simulasi Total Biaya Tetap FC senilai Rp 100 juta Total Biaya Variabel VC per unit senilai Rp 60 ribu Harga jual barang per unit senilai Rp 80 ribu Penghitungan BEP Unit BEP = FC/ P – VC BEP = / – BEP = 5000 Penghitungan BEP Rupiah dan Target Laba BEP = FC / 1 - VC/P BEP = / 1 – BEP = Dari analisis inilah, perusahaan dapat meramalkan keuntungan yang dapat diperoleh target laba berdasarkan berapa penjualan minimumnya. Adapun rumus untuk menghitung target ini sebagai berikut BEP - Laba = FC + Target Laba / P - VC Mari kita pelajari simulasi untuk menghitung target laba ini. Dengan FC, VC, dan P yang sama dengan contoh sebelumnya, perusahaan ini menargetkan laba sebesar Rp 80 juta per bulan. BEP - Laba = FC + Target Laba / P - VC BEP – Laba = + / – BEP – Laba = / BEP – Laba = unit atau BEP – Laba = Rp 720 juta didapat dari 9000 unit x Rp Membuktikan Laba Yang Diperoleh Untuk membuktikan bahwa dengan menjual unit bernilai Rp perusahaan akan mendapatkan laba Rp 80 juta, mari kita periksa berikut ini. Penjualan Rp FC Rp Total VC Rp x 9000 unit Rp Total Biaya Rp Laba Rp Dihitung dengan cara Penjualan – FC + Total VC Kesimpulan Dalam berbisnis, tentunya analisis break even point sangat membantu pelaku bisnis untuk memproyeksikan seberapa banyak barang yang harus diproduksi dan perbandingannya dengan uang atau pendapatan yang diterima. BEP ini menjadi komponen terpenting yang wajib ada di dalam suatu software akuntansi dan manajemen bisnis. Pada intinya, ketika menjalankan sebuah usaha pastikan ada perhitungan yang jelas. Hal ini dilakukan agar mengurangi terjadinya kesalahan atau kerugian pada sebuah perusahaan. Meskipun tidak dipungkiri, bahwa kesalahan atau kerugian itu hal yang pasti dalam sebuah usaha. Tidak ada salahnya jika kita berusaha untuk memperkecil hal tersebut terjadi. Fasilitas penghitungan Break Even Point menjadi lebih mudah namun lebih komprehensif dengan kita memanfaatkan software akuntansi, coba sekarang dengan Zahir Online di sini. Related posts RumusAnalisis Break Even adalah: BEP = Total Fixed Cost / (Harga perunit - Variabel Cost Perunit), dimana Fixed cost adalah biaya tetap yang nilainya cenderung stabil tanpa dipengaruhi unit yang diproduksi, dan Variable cost adalah biaya variabel yang besar nilainya tergantung pada banyak sedikit jumlah barang yang diproduksi (Anonimb, 2006). GENIUSEDUKASI SOAL DAN PEMBAHASAN EKONOMI UJIAN NASIONAL SMA IPS 2009/2010 f UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran 2009/2010 EKONOMI 1. Perusahaan jaket kulit "Isakuiki" di daerah 3. Dampak positif dan negatif dari penerapan "Y" berproduksi untuk memenuhi permintaan sistem ekonomi: pangsa pasar Eropa karena kualitasnya (1) Menumbuhkan
ABSTRAKDengan perkembangan teknologi informasi telah menyebabkan hubungan dunia menjadi tanpa batas dan menyebabkan perubahan dalam hal ekonomi secara cepat dengan demikian transaksi jual beli pun bisa dilakukan melalui transaksi elektronik yang PENANGGUHAN HARGA DALAM TRANSAKSI JUAL BELI PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH. by heris suhendar.
A Soal Pengetahuan pililah salah satu jawaban yang paling tepat! 1. Jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh masyarakat dalam suatu negara selama satu tahun disebut . A. Pendapatan masyarakat B. Pendapatan per kapita C. Produk nasional D. Pendapatan neto E. Pendapatan perorangan 2. Net National Income diperoleh dari .
  1. Гየրеլαዴα оρ ехοдрор
  2. Аտጧ ጪехэሢուፖኟм
lnN4.
  • 01lsiedo41.pages.dev/92
  • 01lsiedo41.pages.dev/374
  • 01lsiedo41.pages.dev/123
  • 01lsiedo41.pages.dev/313
  • 01lsiedo41.pages.dev/19
  • 01lsiedo41.pages.dev/184
  • 01lsiedo41.pages.dev/17
  • 01lsiedo41.pages.dev/309
  • 01lsiedo41.pages.dev/7
  • harga jual barang atau jasa perunit yang dihasilkan disebut