Online. Studi menyebutkan, remaja usia 13-18 tahun terlalu banyak habiskan waktu main game. Sebuah penelitian di Amerika Serikat yang dilakukan terhadap 963 orang tua remaja berusia antara 13 dan 18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 86 persen dari mereka merasa anak-anak mereka terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bermain video game
Dikutip dari artikel 6 Dampak Positif Game Online Bagi Anak, berikut adalahdampak positif game online bagi anak-anak dan remaja: 1. Melatih Otak Bermain game bisa berdampak positif. Jenis permainan seperti puzzle, kasus, ingatan, dan strategi dapat memberikan pengaruh positif pada kecerdasananak-anak dan remaja.
Nah, kali ini Popmama.com akan memberikan rekomendasi board games untuk remaja yang tidak kalah seru dengan online games. Yuk disimak! 1. Catur. Pexels/Vlada Karpovich. Permainan yang dimainkan oleh dua orang ini cocok dimainkan hampir semua kalangan, tak terkecuali remaja. Catur mengajarkan remaja cara melihat peluang, menganalisis dan
Pada masa ini permasalahan sering dihadapi oleh remaja. mereka adalah menjadi pelaku intimidasi (Fisher et al., 2012). Perilaku bullying perlu ditanggulangi sejak dini karena akan berubah menjadi kenakalan remaja yang sulit ditangani sehingga perlu adanya tindakan untuk mengurangi intimidasi dan mencegah resiko bunuh diri (Damayanti, 2019).
mengakses layanan yang dibutuhkan untuk pembelajaran yang dipersonalisasi (personalized learning).3 Diperkirakan 4,4 juta anak dan remaja berusia 7–18 tahun belum mengenyam pendidikan dan hanya 55 persen anak-anak dari keluarga miskin yang mendaftar di sekolah menengah pertama. 4,5 World Bank
IOF2. 01lsiedo41.pages.dev/36501lsiedo41.pages.dev/19201lsiedo41.pages.dev/18201lsiedo41.pages.dev/20601lsiedo41.pages.dev/12201lsiedo41.pages.dev/3101lsiedo41.pages.dev/19701lsiedo41.pages.dev/30201lsiedo41.pages.dev/335
pidato tentang game online untuk remaja